KORELASI PERADABAN MANUSIA DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Hampir semua tentang manusia dan kehidupannya, selalu berhubungan dengan komunikasi. Komunikasi adalah suatu proses dimana pihak-pihak peserta saling berinteraksi dengan tujuan untuk mencapai pengertian bersama yang lebih baik mengenai masalah yang penting bagi semua pihak, dan teknologi adalah alat yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja atau struktur atau sistem dimana proses dan produk itu dikembangkan dan digunakan seseorang. Selain itu, sebenarnya komunikasi sendiri memiliki banyak definisi dari berbagai ahli, misalnya Trenholm dan Jensen mendefinisikan komunikasi sebagai, “ A process by which a source transmits a message to receiver through some channel” (Sebuah proses dimana sebuah sumber mengirimkan pesan ke penerima melalui beberapa saluran).

Komunikasi ini memiliki banyak sekali bentuk. Berkat makin majunya teknologi, komunikasi telah berkembang dan berubah bentuknya. Media-media komunikasi sudah semakin maju, dan mampu memberikan pelayanan dan fungsi-fungsi yang lebih efektif dan efisien dalam berkomunikasi.. Sejak dulu teknologi sudah ada dan manusia sudah menggunakan teknologi dan pada hakekatnya perilaku manusia adalah untuk berkomunikasi. Teknologi berupa sarana manusia dalam kehidupan berkomunikasi dan berbudaya. Seiring berkembanganya teknologi, terjadi perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian, yang meliputi kesenian, ilmu pengetahuan, filsafat dan lainnya.

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi di seluruh dunia telah membuat hidup manusia menjadi semakin mudah. Terutama sejak diciptakannya jaringan internet, komunikasi menjadi semakin tidak terbatas dan tanpa hambatan, baik hambatan geografis maupun hambatan waktu. Kita dapat segera berkomunikasi dengan keluarga/saudara/teman yang berada di belahan dunia lain secara langsung melalui jaringan internet.

Tidak ada seorangpun di dunia ini yang bisa melepaskan diri dari kemutlakan komunikasi. Bahkan dalam  keadaan diam  pun, tanpa kita sadari kita mengkomunikasikan sesuatu dari berbagai macam hal, bisa saja dari sikap tubuh, mimik wajah, helaan nafas, baju yang dikenakan, atau apapun itu. Hal ini karena komunikasi merupakan ilmu interdisipliner yang membuatnya menjadi sangat penting untuk dipelajari, dimengerti, dan dipahami, serta dilakukan. Seluruh ilmu yang ada didunia ini menggunakan komunikasi sebagai pusatnya. Itulah perkembangan komunikasi, yang pengaruhnya begitu besar dalam kehidupan berbudaya di masyarakat termasuk perkembangan teknologinya.

Dampak positif dari berkembangnya teknologi komunikasi yang terjadi di masyarakat sebagai contoh adalah semua orang dapat menjadi sumber informasi sehingga membuat masing-masing dapat saling bertukar informasi dengan cara berkomunikasi. Sebelum berkembangnya teknologi komunikasi, informasi yang disebar haruslah dengan cara tatap muka. Akan tetapi, setelah adanya perkembangan teknologi komunikasi, informasi itu pun menyebar sampai kepada seluruh lapisan masyarakat dengan cepat melalui media-media yang ada seperti handphone, pengeras suara, internet, telegram, telepon, radio, televisi, dan lain-lain. Selain itu, contoh lainnya adalah kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari setiap daerah . Tidak hanya dengan penampilan atau pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi dapat juga antar Negara.

Selain berdampak positif, perkembangan teknologi komunikasi juga mampu menimbulkan dampak negatif. Sebagai contoh adalah dengan berkembangnya teknologi komunikasi mampu mengurangi intensitas saling bertatap muka dalam berkomunikasi. Bahkan keberadaan social network jadi lebih sensitif dan lebih “galak” karena kurang efektif pembicaraannya. Selain itu, perkembangan teknologi ini juga mampu menyebabkan surutnya efektivitas penggunaan  media komunikasi tradisional. Contoh lain yang merupakan pengaruh negatif dalam  kehidupan berbudaya yaitu masuknya budaya asing, baik dari penampilan maupun gaya hidup yang masuk ke kelompok-kelompok masyarakat mampu mengubah kebiasaan atau tatanan hidup mereka. Tidak hanya budaya baik yang ada, tetapi budaya yang kurang baik pun dapat masuk dengan mudah apabila tidak difilter secara dini, budaya tersebut bukannya membangun tapi malah justru mengerogoti budaya asli yang ada di kelompok tersebut. Sehingga dengan adanya perubahan zaman, masyarakat harus bisa memilah dampak yang baik bagi kehidupan budayanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s